Berpikir positif, Jauhi Dementor
Masih inget serial best seller Harry Potter?? di salah satu serinya ada cerita mengenai sesosok dementor. Dementor digambarkan sesosok yang menyeramkan dan setiap ada dia seakan-akan hidup ini tidak ada kebahagiaan. Dementor dikisahkan sesosok yang selalu memberikan efek negatif kepada siapa saja yang dia dekati. Sungguh sosok yang sangat menyeramkan. Pernah terlintaskah bahwa ada banyak manusia yang tanpa sadar memiliki sifat seperti dementor. Tidak percaya? Lihat disekeliling kita.
Ada orang yang bila didekatnya seakan kita tidak pernah benar, apa yang kita lakukan selalu salah dimata para dementor. Setiap dimintai pendapat selalu saja pendapat negatif yang terlontar dari bibirnya. Bahkan tidak pernah mau mengalah dengan orang lain. Sangat menyeramkan sosok dementor itu.
Tahukah bahwa lingkungan sangat berpengaruh terhadap pola pikir kita yang akhirnya mempengaruhi tingkah laku kita. Untuk itu, sangat penting kita memilih lingkungan yang baik. Sekuat-kuatnya iman, bila kita salah memilih teman nantinya kita bisa terpengaruh. Bukan berarti kita membatasi diri dalam pergaulan sehari-hari, tapi kita perlu menjaga pola pikir kita agar selalu membawa dampak positif.
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari Muslim)
Semuanya kembali lagi pada pilihan kita. Mau menjadi insan yang seperti apa itu semua pilihan. Ada hal mendasar yang perlu kita tanamkan pada diri kita. Selalu berpikir positif akan apa yang terjadi dengan diri ini. Allah tidak pernah memberikan ujian melebihi kemampuan kita.
"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (At Taghaabun:11)
Selalu berpikir positif akan apa yang Allah berikan untuk kita adalah cara terbaik untuk hidup bahagia. Memang, terkadang apa yang kita inginkan tidak langsung Allah ijabah. Kadang kita harus menunggu dalam kurun waktu yang lama untuk mendapatkan apa yang kita mau, atau bahkan kita tidak akan pernah mendapatkan hal tersebut.
Bisa jadi, apa yang kita mau itu tidak baik untuk kita atau mungkin kita belum siap mendapatkan apa yang kita mau. Khawatir saat kita mendapatkannya kita malah menjadi sombong. Sungguh Allah maha mengetahui.
"Barang siapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah maka hendaklah memperbanyak doa pada saat lapang" (HR. Thirmidzi)
Mulai saat ini, buang jauh-jauh pikiran negatif yang menggerogoti diri mulailah berpikir positif. Apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah dan ketahuilah Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Bila saat ini kita belum mendapatkan apa yang kita mau, jangan menyerah berdoalah minta sama sang Maha Pemberi. Bila hanya berdoa saja, tidak akan ada perubahan maka berikhtiarlah. Lakukan hal-hal positif yang akan menjadikan diri lebih bersemangat menjalani hidup ini. Allah maha pemberi dan sudah selayaknya kita bekerja keras menyambut pemberian Allah.
Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
Ada orang yang bila didekatnya seakan kita tidak pernah benar, apa yang kita lakukan selalu salah dimata para dementor. Setiap dimintai pendapat selalu saja pendapat negatif yang terlontar dari bibirnya. Bahkan tidak pernah mau mengalah dengan orang lain. Sangat menyeramkan sosok dementor itu.
Tahukah bahwa lingkungan sangat berpengaruh terhadap pola pikir kita yang akhirnya mempengaruhi tingkah laku kita. Untuk itu, sangat penting kita memilih lingkungan yang baik. Sekuat-kuatnya iman, bila kita salah memilih teman nantinya kita bisa terpengaruh. Bukan berarti kita membatasi diri dalam pergaulan sehari-hari, tapi kita perlu menjaga pola pikir kita agar selalu membawa dampak positif.
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari Muslim)
Semuanya kembali lagi pada pilihan kita. Mau menjadi insan yang seperti apa itu semua pilihan. Ada hal mendasar yang perlu kita tanamkan pada diri kita. Selalu berpikir positif akan apa yang terjadi dengan diri ini. Allah tidak pernah memberikan ujian melebihi kemampuan kita.
"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (At Taghaabun:11)
Selalu berpikir positif akan apa yang Allah berikan untuk kita adalah cara terbaik untuk hidup bahagia. Memang, terkadang apa yang kita inginkan tidak langsung Allah ijabah. Kadang kita harus menunggu dalam kurun waktu yang lama untuk mendapatkan apa yang kita mau, atau bahkan kita tidak akan pernah mendapatkan hal tersebut.
Bisa jadi, apa yang kita mau itu tidak baik untuk kita atau mungkin kita belum siap mendapatkan apa yang kita mau. Khawatir saat kita mendapatkannya kita malah menjadi sombong. Sungguh Allah maha mengetahui.
"Barang siapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah maka hendaklah memperbanyak doa pada saat lapang" (HR. Thirmidzi)
Mulai saat ini, buang jauh-jauh pikiran negatif yang menggerogoti diri mulailah berpikir positif. Apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah dan ketahuilah Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Bila saat ini kita belum mendapatkan apa yang kita mau, jangan menyerah berdoalah minta sama sang Maha Pemberi. Bila hanya berdoa saja, tidak akan ada perubahan maka berikhtiarlah. Lakukan hal-hal positif yang akan menjadikan diri lebih bersemangat menjalani hidup ini. Allah maha pemberi dan sudah selayaknya kita bekerja keras menyambut pemberian Allah.
Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar